Salah satu pertanyaan paling umum yang kami terima: 'kenapa tidak pakai billing per jam saja? Biar lebih fair.' Jawabannya sederhana — hourly billing tidak selalu fair untuk siapapun. Kadang fair untuk klien, kadang tidak untuk agency. Dan sebaliknya.
Fixed price memberi kepastian: Anda tahu persis berapa yang harus dibayar dan apa yang akan diterima. Risiko ada di pihak agency — kalau ternyata pengerjaan lebih lama dari estimasi, kami yang menanggungnya. Tapi konsekuensinya, scope harus didefinisikan dengan sangat jelas sebelum kontrak ditandatangani.
Kapan memilih fixed price?
- Proyek memiliki scope yang jelas dan deliverables yang terukur
- Anda butuh budget yang pasti — tidak ada ruang untuk fluktuasi biaya
- Tim Anda tidak perlu terlibat dalam proses development sehari-hari
Kapan hourly lebih masuk akal?
- Proyek masih eksploratif — Anda belum yakin dengan fitur dan prioritas
- Anda butuh retainer untuk maintenance, update konten, atau support berkelanjutan
- Proyek berpotensi berubah arah di tengah jalan dan Anda ingin fleksibilitas penuh
Di Gravia Digital, kami mayoritas pakai fixed price karena sebagian besar proyek kami adalah website dan aplikasi dengan scope yang bisa didefinisikan dari awal. Tapi untuk retainer maintenance atau proyek R&D, hourly billing tetap kami tawarkan. Tidak ada model yang sempurna — yang penting Anda dan agency sepakat soal ekspektasi dari awal.
